Backgammon Across Time – Sejarah Backgammon Judi

judi

Bermain backgammon seperti bermain dengan sejarah. Backgammon adalah salah satu permainan papan tertua yang masih ada sampai sekarang, dengan akar yang dapat ditelusuri kembali di peradaban Mesopotamia, Mesir, dan Persia. Untuk meningkatkan tingkat apresiasi Anda terhadap permainan, penting untuk memberi penghormatan kepada asal-usul game papan khusus ini.

Origins Kuno

Seperti banyak gim yang dapat melacak masa lalunya di zaman kuno, asal mula gim ini tetap menjadi misteri. Ada beberapa tulisan berhuruf paku di antara artefak lain yang digali yang menyarankan versi permainan dimainkan pada masa pemerintahan peradaban Sumeria di Irak saat ini, jauh di tahun 3000 SM. Sebuah dadu tetrahedral digunakan dalam game yang disebut “Royal Game of Ur” poker online.

Lukisan dinding dan temuan arkeologis lainnya di piramida lembah Nil juga menunjukkan bentuk backgammon kuno juga dimainkan oleh bangsawan Mesir pada masa pemerintahan Tutankhamen. Itu dikenal sebagai Senat atau “Game of Thirty Squares” dan dimainkan dengan papan 3×10, 3×6, dan 3×12.

Abad Pertengahan dan Origins Asia

Salah satu yang paling banyak dibicarakan tentang nenek moyang backgammon modern adalah apa yang dikenal sebagai Ludus Duodecim Scriptorum, yang berarti “Permainan Dua Belas Garis”. Beberapa menyarankan bahwa permainan itu berasal dari versi Mesir dari permainan Senat. Itu dimainkan menggunakan papan 3×12 yang terbuat dari kulit dan 30 spidol dari dua warna yang berbeda. Permainan itu menyebar ke seluruh Inggris karena penaklukan yang dilakukan oleh Kekaisaran. Permainan ini juga dikenal sebagai Tabula atau Tabulae, dan telah menikmati popularitas luar biasa di antara orang-orang Romawi, terutama dengan Kaisar Claudius. Banyak yang menganggap kaisar sangat menyukai permainan itu sehingga menyebabkan judi besar berjudi di seluruh kekaisaran pada masa pemerintahannya. Suatu saat selama abad ke-1, papan 3×12 diubah menjadi papan 2×12, dan pada abad ke-6, itu disebut sebagai Alea, yang berarti “seni perjudian dengan dadu”. Segera, permainan ini tidak hanya menyebar di semua lapisan masyarakat di Kekaisaran Romawi, tetapi juga menyebar ke seluruh masyarakat kelas tinggi Eropa Abad Pertengahan.

Orang-orang Asia juga memiliki pengalaman dengan versi-versi kuno permainan. Persia memiliki Nard mereka, permainan yang mirip dengan Alea. Ini dimainkan selama 800 Masehi, menggunakan aturan permainan yang sama dengan Alea, tetapi hanya menggunakan dua dadu. Orang Cina juga memiliki T’shu-p’u yang dikembangkan pada masa dinasti Wei, meskipun baru populer pada abad ke-3 hingga ke-9. Jepang juga memiliki versi permainan mereka yang dikenal sebagai Sugoroku, sementara orang India memiliki Parcheesi mereka.

Hari Modern

Orang Inggris antara lain menyukai permainan yang dibawa orang Romawi kepada mereka, dan mereka menyebutnya Tabel. Segera, negara-negara Eropa lainnya seperti Prancis, Jerman, Islandia, dan Swedia mulai memainkan permainan.

H.J.R. Murray yang menulis buku “A History of Other Board Games Other Than Chess” menggunakan istilah “backgammon” pada tahun 1645 ketika ia berbicara tentang penemuan versi modern dari permainan papan Inggris yang sangat disukai. Selama masa ini, Amerika Utara, telah merasakan putaran pertama backgammon melalui permukiman Eropa di seluruh negeri, dan pada abad ke-18, itu adalah permainan papan populer yang sepenuhnya dijanjikan. Salah satu landmark bersejarah abad ini adalah buku Edmund Hoyle yang diterbitkan berjudul “Risalah tentang Permainan Kembali-Gammon” yang membahas asal-usul, sejarah, aturan dan strategi permainan.

Tidak ada perubahan besar yang terjadi pada permainan kecuali selama awal abad ke-18 ketika beberapa pemain New York tanpa nama telah mengubah permainan selamanya dengan menambahkan kubus dua kali lipat ke dalam permainan. Ini meningkatkan risiko dan menuntut strategi yang lebih baru, membuat permainan lebih populer dan dapat dipasarkan selama tahun 1920-an. Ini telah mengalami gelombang penurunan minat pemain lain dan dihidupkan kembali antara tahun 1970-an dan 1980-an ketika berton-ton bahan ditulis tentang permainan papan.

Saat ini, permainan telah mencapai popularitas yang belum pernah dicapai sebelumnya. Dengan masuknya teknologi dalam cara orang bermain game, backgammon dapat dimainkan oleh siapa saja, terlepas dari apakah mereka berada di dekatnya atau mereka memiliki papan mereka atau tidak. Saat ini, pemain dapat memainkan backgammon dengan papan klasik atau mudah dibawa dan melalui ponsel mereka, PDA dan komputer melalui perangkat lunak backgammon. Hari ini, backgammon masih menikmati popularitasnya meskipun sejarahnya panjang, dan diharapkan akan berkembang di tahun-tahun mendatang.

Mencari Penulis Lepas !! Tidak mencari lagi ..

Layanan Penulis Konten Lepas FCWS adalah pelopor dalam Penulisan Konten sejak 6 tahun terakhir.

Kami telah menyediakan lebih dari 50000 artikel, Ebooks, Laporan, Pekerjaan Penelitian, Tulisan Akademik dan lebih dari 1200 klien yang puas. Kami Memiliki Ahli Penulis di Semua Ceruk Seperti Perjalanan, Keuangan, Kesehatan / Medis, Hewan Peliharaan, Desainer Interior / Perbaikan Rumah, Pemasaran Internet / SEO dan Banyak Lagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *